Prosesi Patung Bunda Maria Bulan Oktober 2025

by leonardus.ansis

Lanud Laha — Umat Paroki Santo Ignasius Lanud Laha kembali melaksanakan tradisi tahunan prosesi Patung Bunda Maria yang diarak dari rukun ke rukun. Kegiatan yang diprakarsai oleh Dewan Pastoral Paroki (DPP) ini melibatkan seluruh umat dari setiap rukun, menjadikan prosesi sebagai momen kebersamaan dan pembaruan iman bagi seluruh paroki.

Prosesi dimulai dari Gereja Santo Ignasius dengan pemberkatan dan doa pembuka, kemudian Patung Bunda Maria dibawa berkeliling mengikuti jadwal kunjungan yang telah diatur. Setiap rukun menerima patung dengan penuh sukacita, ditandai dengan lantunan doa rosario, puji-pujian, serta tarian tradisional yang dibawakan oleh kaum muda dan para ibu rukun.

Ketua DPP Paroki Santo Ignasius mengungkapkan bahwa kegiatan ini bukan hanya seremoni keagamaan, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan antarumat. “Prosesi Bunda Maria dari rukun ke rukun mengajak kita untuk merayakan iman dalam kebersamaan. Bunda Maria menjadi simbol kasih yang mempersatukan seluruh umat di paroki ini,” ujarnya.

Yang menjadi ciri khas prosesi tahun ini adalah Perayaan Ekaristi yang digelar di setiap rukun. Kehadiran imam di tengah umat rukun memberi kesempatan bagi umat yang jarang hadir ke gereja untuk ikut merayakan misa di lingkungan tempat tinggal mereka. Suasana misa pun berlangsung khidmat, sederhana, namun sarat makna.

Selama prosesi berlangsung, umat dari berbagai kalangan—anak-anak, OMK, ibu-ibu rukun, hingga para lansia—bergiliran menampilkan tarian serta ungkapan devosi lainnya sebagai bentuk penghormatan kepada Bunda Maria. Lampu-lampu kecil, rangkaian bunga, serta nyanyian Marian menambah suasana syahdu di setiap titik pemberhentian.

Prosesi Patung Bunda Maria ini rencananya akan berlanjut selama beberapa hari hingga seluruh rukun di Paroki Santo Ignasius mendapat giliran menerima kehadiran patung suci tersebut. DPP berharap kegiatan ini dapat terus menjadi tradisi yang menghidupkan semangat doa, persaudaraan, dan pelayanan di tengah umat.

Dengan penuh harapan, umat Paroki Santo Ignasius Lanud Laha menutup prosesi hari pertama dengan doa bersama, memohon agar Bunda Maria senantiasa menyertai perjalanan hidup mereka serta menjaga persatuan dalam paroki.

You may also like

wpChatIcon
wpChatIcon